Surastri Karma (S.K.) jurnalis pemberani di jaman belanda kompeni

Sejarah -Jejakkejahatan.web.id Menjadi jurnalis di era kolonial adalah jalan pintas menuju penjara. Namun bagi perempuan ini, penjara adalah tempat ia merawat nyala kemerdekaan, bahkan hingga ia harus melahirkan di baliknya.

Sobat , jika kita berbicara tentang tokoh kemerdekaan, nama Surastri Karma (S.K.) Trimurti tak boleh terlewatkan. Banyak yang hanya mengenalnya sebagai istri Sayuti Melik, sang pengetik naskah Proklamasi. Padahal, rekam jejak Trimurti sendiri sangatlah luar biasa.

la adalah seorang jurnalis pejuang yang tulisan-tulisannya sukses membuat pemerintah Belanda dan intel Jepang kebakaran jenggot. Risikonya? la berkali-kali ditangkap. Puncak kepedihannya terjadi di era penjajahan Jepang, di mana ia harus melahirkan anak pertamanya di balik jeruji dingin Penjara Bulu, Semarang.

Ketangguhannya ini membuat Presiden Soekarno menunjuknya sebagai Menteri Perburuhan. S.K. Trimurti resmi menjadi menteri perempuan pertama di Indonesia! la berdiri tegak membela nasib para buruh yang selama ini tertindas.

Integritasnya tak tertandingi. Ketika suaminya, Sayuti Melik, memutuskan berpoligami, Trimurti memilih untuk berpisah demi mempertahankan prinsipnya menolak pengekangan terhadap perempuan.(Satrio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *