
Jejakkejahatan, Depok| Penyaluran bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, (22/5/2026) pagi, menuai kekecewaan warga. Selain jatah yang diterima tidak sesuai undangan, tidak ada satu pun petugas kelurahan maupun Puskesos yang berada di tempat.
Pantauan tim media, warga sudah berdatangan ke kantor Kelurahan Cilangkap sejak pukul 08.30 WIB untuk pendataan dan pengambilan bansos. Mereka membawa undangan resmi yang menyebut penerima mendapat dua karung beras dan empat kantong minyak goreng.
Namun, realisasi di lapangan berbeda. Salah satu warga mengaku hanya menerima satu karung beras dan satu kantong minyak goreng.
“Saya sangat kecewa sekali. Dapat undangan untuk pengambilan jatah beras dua karung dan minyak goreng empat kantong, ternyata saya hanya dapat satu karung beras dan satu minyak goreng. Dan itu sisa dari yang sudah diberikan ke masyarakat. Dikemanakan ya?” ujar warga yang enggan disebut namanya.
Petugas Puskesos Tidak Ada di Tempat
Kekecewaan warga bertambah karena tidak ada petugas Kelurahan Cilangkap maupun Puskesos yang melayani. Padahal, agenda tersebut merupakan penyaluran resmi bantuan pangan pemerintah.
“Pekerja Puskesos tidak ada di tempat sehingga warga/masyarakat sangat kecewa,” kata Ibu Ningsih, wartawan yang ikut menyaksikan langsung di lokasi.
Sejumlah warga lain juga tidak mendapatkan bantuan pangan sama sekali meski sudah terdaftar dan memegang undangan. Belum diketahui penyebab pemangkasan jatah dan ketidakhadiran petugas.
Data Penyaluran Dipertanyakan
Warga mendesak Pemerintah Kota Depok dan Dinas Sosial segera mengaudit penyaluran bansos di Kelurahan Cilangkap. Mereka mempertanyakan selisih jumlah bantuan yang diterima dengan yang tertera di undangan.
Hingga berita ini diturunkan, Lurah Cilangkap dan Camat Tapos belum memberikan keterangan resmi terkait kekacauan penyaluran bansos serta kosongnya kantor kelurahan saat jadwal pembagian.
Penyaluran bantuan pangan merupakan program pemerintah untuk masyarakat miskin dan rentan. Ketidaksesuaian jumlah dan lemahnya pengawasan berpotensi menimbulkan penyimpangan.

Undangan Bansos Cilangkap,Depok








