PROYEK REVITALISASI SD 262 SUKO REJO DIANGGAP LAMBAT! DUA MINGGU BARU GALI TANAH, BAHAN BANGUNAN SERING TIDAK LENGKAP

MERANGIN — Proyek revitalisasi dan pembangunan gedung baru di SD Negeri 262 Suko Rejo menuai sorotan masyarakat. Sudah berjalan dua minggu, namun kemajuan pekerjaan dinilai sangat lambat dan jauh dari harapan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, hingga saat ini rangka baja atap untuk tiga ruangan memang sudah terpasang, namun penutup atap belum terpasang karena bahannya belum tersedia. Sementara pembangunan gedung baru hanya baru sebatas penggalian tanah untuk pondasi. Bahkan, bahan bangunan di lokasi terlihat sangat terbatas, hanya ada beberapa batang besi dan papan saja.

Tukang Mengaku: Bahan Sering Nyicil, Kepala Tukang Sering Tidak Datang

Salah satu tukang yang ditemui di lokasi mengungkapkan keterbatasan yang mereka hadapi sehari-hari.

“Bahannya sering datang nyicil-nyicil, tidak lengkap. Kami pun jadi bingung mau mengerjakan apa dulu. Kepala tukangnya saja sering tidak datang. Kalau begini terus, kapan selesainya? Tapi kami sih tidak masalah, karena kami digaji harian.”

Kepala Sekolah Beralasan Mati Lampu, Bahan Sudah Datang

Ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah memberikan penjelasan berbeda.

“Untuk rehab sudah mulai dikerjakan. Kemarin sempat mati lampu jadi tidak bisa bekerja. Bahan juga sudah datang. Sekarang sedang mempersiapkan kuda-kuda atap.”

Sementara itu, saat media meminta nomor kontak Ketua P2SP untuk dimintai keterangan, belum ada jawaban sama sekali.

Masyarakat Mulai Bertanya-tanya

Lambatnya kemajuan proyek ini membuat warga mulai bertanya-tanya. Apakah anggaran tersedia namun pelaksanaannya terhambat pasokan bahan? Atau ada hal lain yang membuat proyek berjalan lambat? Warga berharap proyek segera berjalan lancar agar siswa bisa belajar di gedung yang layak secepatnya.

Sampai berita ini diturunkan, proyek masih berjalan sangat lambat. Media akan terus memantau perkembangannya.

Reporter : Rudianto
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini