Mulai 15 Juni, Batik Air Terbang Setiap Hari Jakarta–Muara Bungo: Tiga Daerah Jambi Barat Bersatu Dukung Operasional Bandara

KERINCI – Kabar gembira bagi masyarakat di wilayah barat Provinsi Jambi. Mulai 15 Juni 2026, akses perjalanan udara menuju dan dari ibu kota negara akan semakin mudah, cepat, dan fleksibel dengan hadirnya penerbangan rute Jakarta–Muara Bungo yang dioperasikan setiap hari oleh maskapai Batik Air.

Kesepakatan kerja sama ini ditandatangani secara resmi pada Jumat (29/5/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh. Tiga pemimpin daerah, yaitu Bupati Kerinci Monadi, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, dan Bupati Bungo H. Dedy Putra, menyatukan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan tersebut di Bandar Udara Muara Bungo (BUU).

Selama ini, masyarakat Jambi Barat umumnya mengandalkan layanan Nam Air yang beroperasi lima kali dalam seminggu. Kehadiran Batik Air akan melengkapi pilihan warga dengan jadwal terbang harian, membuka peluang mobilitas yang jauh lebih luas dan efisien.

Bupati Bungo, H. Dedy Putra, mengungkapkan rasa bangganya atas kerja sama ini. Menurutnya, kehadiran maskapai besar seperti Batik Air adalah bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas transportasi udara demi menjawab kebutuhan warga.

“Kami berhasil menggandeng Batik Air untuk meningkatkan kapasitas bandara. Mulai 15 Juni nanti, maskapai ini akan terbang setiap hari. Ini langkah besar untuk kami,” ujar Dedy Putra dengan penuh optimisme.

Berikut jadwal resmi penerbangan Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo (PP):

  • Jakarta (CGK) → Muara Bungo (BUU): Berangkat pukul 12.00 WIB, tiba pukul 13.25 WIB
  • Muara Bungo (BUU) → Jakarta (CGK): Berangkat pukul 14.05 WIB, tiba pukul 15.35 WIB

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyambut hangat terobosan ini. Baginya, konektivitas udara yang lebih baik adalah kunci utama untuk memutus keterisolasian wilayah serta mempercepat roda perekonomian daerah. Penerbangan harian ini dinilai akan menjadi gerbang baru bagi masuknya wisatawan, investor, dan pelaku usaha ke Kerinci dan sekitarnya.

“Jadwal terbang setiap hari pasti sangat memudahkan wisatawan berkunjung ke Kerinci. Selain itu, peluang investasi dan perdagangan bagi daerah kita juga akan terbuka jauh lebih lebar,” kata Monadi. Ia menambahkan, sinergi antar tiga daerah ini adalah bukti bahwa kerja sama bisa membawa dampak besar bagi kemajuan bersama.

Hal senada disampaikan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Ia menilai kolaborasi strategis ini semakin mengukuhkan posisi Bandara Muara Bungo sebagai pintu gerbang udara utama di wilayah barat Jambi. Melalui konektivitas yang semakin kuat, diharapkan pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan dunia usaha dapat langsung merasakan dampak positifnya dalam waktu dekat.

Langkah kompak tiga daerah ini menjadi angin segar, tidak hanya memudahkan perjalanan warga, tetapi juga menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan investasi di wilayah Jambi Barat.( Rdy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini