Haflah Akhirussanah XXII dan Tabligh Akbar MTs Al Ma’arif Berlangsung Khidmat, Dr. Misrinadi Tegaskan Pentingnya Akhlak dan Pendidikan Agama

MERANGIN – Suasana religius dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirussanah Angkatan XXII sekaligus Tabligh Akbar MTs Al Ma’arif yang berlokasi di Desa Bungo Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, pada Jumat (8/5). Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri langsung oleh Dr. Misrinadi yang mewakili Bupati Merangin, bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan guru, wali murid, serta masyarakat sekitar.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, diikuti berbagai penampilan kreativitas siswa-siswi yang mendapat apresiasi hangat dari para tamu undangan. Momen pelepasan siswa Angkatan XXII berlangsung sangat emosional, disaksikan oleh orang tua yang tampak bangga melihat putra-putri mereka berhasil menuntaskan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mendatangkan pengacara kondang asal Muratara, Ustadz Inayahtullah, untuk mengisi sesi Tabligh Akbar.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Merangin, Dr. Misrinadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh majelis guru serta pihak yayasan yang terus istiqamah membangun dunia pendidikan berbasis keagamaan di daerah tersebut. Menurutnya, keberadaan MTs Al Ma’arif memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam moral dan spiritualitas.

“Pendidikan agama hari ini menjadi sangat penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Anak-anak kita tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus memiliki pondasi akhlak dan keimanan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ujar Dr. Misrinadi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dan arus informasi saat ini membawa dampak besar terhadap kehidupan generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan agama harus menjadi benteng utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak dini.

“Kita melihat saat ini tantangan generasi muda semakin berat. Pengaruh media sosial, pergaulan bebas, hingga lunturnya etika dan sopan santun menjadi perhatian bersama. Maka madrasah seperti MTs Al Ma’arif ini memiliki peran strategis untuk melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Dr. Misrinadi juga berpesan kepada para siswa yang telah lulus agar tidak berhenti menuntut ilmu dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, masa depan daerah dan bangsa berada di tangan generasi muda yang memiliki semangat belajar serta karakter yang baik.

“Jangan pernah merasa cukup sampai di sini. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, jaga nama baik sekolah, serta jadilah anak-anak yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat. Kesuksesan bukan hanya tentang jabatan dan materi, tetapi bagaimana kita menjadi manusia yang berguna dan memiliki akhlak yang baik,” katanya.

Selain kepada siswa, ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak-anak di tengah perkembangan zaman modern saat ini. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dinilai sangat diperlukan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia.

(Reporter: Rdy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini