Di Balik Duka Kebakaran, Ada Kepedulian: Bantuan Bang YD Menguatkan Ibu-Ibu Pejuang Keluarga di Gunungsitoli

Di Balik Duka Kebakaran, Ada Kepedulian: Bantuan Bang YD Menguatkan Ibu-Ibu Pejuang Keluarga di Gunungsitoli

jejakkejahatan .web.id

Peristiwa kebakaran yang melanda 17 ruko di Kota Gunungsitoli beberapa hari lalu menyisakan luka yang dalam, terutama bagi para ibu yang selama ini menjadi penopang keluarga dari usaha kecil mereka.

Bukan hanya kehilangan tempat berdagang, tetapi juga kehilangan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak-anak.

Di tengah situasi yang tidak mudah ini, hadir uluran tangan dari Yusman Dawolo, atau yang akrab disapa Bang YD. Melalui bantuan sebesar Rp 5 juta, ia ingin menghadirkan kembali harapan, khususnya bagi para ibu yang sedang berjuang menjaga dapur tetap mengepul.“Hari ini kami hanya bisa membantu seadanya.

Tapi kami berharap ini bisa menjadi awal bagi para korban untuk kembali bangkit, memulai usaha lagi, walaupun sederhana,” ungkap Bang YD dengan penuh kepedulian.Bagi banyak ibu, usaha kecil bukan sekadar pekerjaan, melainkan cara untuk memastikan anak-anak tetap bisa makan, sekolah, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Karena itu, bantuan seperti ini bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang semangat untuk tidak menyerah.“Ada kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, ada anak-anak yang harus tetap sekolah.

Kami berharap para ibu dan pedagang lainnya bisa segera kembali berjualan dan perlahan menata kembali kehidupan mereka,” tambahnya.Rasa haru dan syukur pun disampaikan oleh tokoh masyarakat, Refnidi Datuk Sarikan, Penasehat Musholla Madrasah Islamiyah.“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Yusman Dawolo.

Semoga menjadi amal ibadah bagi beliau dan keluarga, serta Allah SWT memudahkan rezekinya. Aamiin,” tuturnya.

Bantuan ini diserahkan melalui perwakilan Bang YD, Andi Mukhtar Telamnanua dan Nadia Suprina Cui, dalam sebuah acara yang penuh makna, halal bi halal, pelepasan jemaah haji, sekaligus penggalangan dana untuk korban kebakaran.Acara tersebut berlangsung di Gedung Aluck, Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, pada Sabtu, 18 April 2026.Di tengah cobaan, para ibu tetap kuat. Dan dari kepedulian sesama, mereka diingatkan bahwa mereka tidak sendiri.

Harapan itu masih ada—dan akan terus tumbuh, perlahan namun pasti. Yarmend

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *