Bulog Jawa Barat Siap Ganti Beras Rusak Untuk Warga Miskin,Warga Desak Klarifikasi Pimpinan

Jejakkejahatan| DEPOK – Beras bantuan Bulog yang ditemukan menguning, menggumpal, dan berkutu di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, akan diganti dengan beras layak konsumsi. Pernyataan itu disampaikan Asisten Manajemen Bulog, Rizky, saat ditemui Senin (12/5/2026) pukul 13.36 WIB.

‎Dalam pertemuan itu, Rizky menjelaskan beras yang berubah warna dan berkutu terjadi akibat basah dan lembab karena kehujanan.

‎“Itu beras kuning menggepal dan kutuan itu karena berasnya kehujanan dan beras menjadi basah atau lembab. Akhirnya terjadi penggumpalan beras warna kuning dan nanti timbulnya kutu-kutu beras. Kalau sudah terjadi seperti itu kami siap untuk menggantikan beras yang layak dikonsumsi rakyat yang membutuhkannya,” ujar Rizky.

‎Ia juga mengimbau setiap kelurahan agar segera melapor ke Bulog bila menemukan beras bantuan yang rusak. Bulog, kata Rizky, siap bekerja sama dengan media sebagai kontrol sosial untuk mencegah kejadian serupa terulang.

‎Pimpinan Bulog Belum Ditemui
‎Warga yang melakukan silaturahim ke kantor Bulog menyampaikan kekecewaan karena tidak dapat bertemu pimpinan Bulog Depok, Dadan Irawan. Mereka berharap ada tindak lanjut dan penjelasan langsung dari pimpinan terkait progres penanganan.

‎“Dan sangat disayangkan untuk saya tidak bisa menemui Bapak Pimpinan Bulog Bapak Dadan Irawan. Saya juga menginginkan ada kelanjutan dari pimpinan Bulog progres ke depannya,” ujar Warsih Yuningsih yang menyampaikan temuan tersebut.

‎Distribusi Beras Bantuan Jadi Sorotan
‎Beras yang ditemukan warga diduga merupakan bagian dari bantuan pangan pemerintah untuk masyarakat miskin di Kelurahan Cilangkap. Kondisi beras yang rusak memunculkan kekhawatiran soal penyimpanan dan distribusi bantuan.

‎Bulog belum menyampaikan berapa jumlah beras yang rusak dan kapan proses penggantian akan dilakukan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Bulog Depok.

‎Warsih Yuningsih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini