
Merangin – Ratusan warga di wilayah Bangko Tinggi, Pematang Kandis, Kampar, Pinggir Lintas dan Sungai Piul kembali merasakan kesulitan mendapatkan air bersih. Distribusi air dari Perumdam TIRTA Merangin terhenti lantaran kerusakan parah pada instalasi pompa air yang sudah beroperasi sejak tahun 1998.
Penyebab Utama Gangguan
Menurut keterangan resmi, kerusakan terjadi pada dudukan, chasis, hingga pondasi pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bangko Tinggi. Masalah ini dipicu 3 faktor utama:
✅ Usia sudah sangat tua – Berdiri sejak 1998, tidak pernah ada penggantian menyeluruh selama 28 tahun. Komponen sudah lapuk dan tidak stabil lagi.
✅ Tata letak terlalu rapat – Jarak antar pompa sangat berdekatan, sehingga perbaikan tidak bisa dilakukan tanpa mematikan sebagian unit agar aman.
✅ Proses perbaikan sedang berjalan – Tim teknis harus bekerja ekstra keras memperbaiki kerusakan yang makin meluas.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim sudah turun tangan siang malam, tapi keselamatan dan kualitas perbaikan tetap jadi prioritas,” ujar Direktur Perumdam TIRTA Merangin, Antoni, Senin (29/06/2026).
Solusi Sementara & Batas Waktu
Selama perbaikan berlangsung:
🔹 Air bersih didistribusikan lewat mobil tangki keliling ke titik-titik warga
🔹 Target penyelesaian paling lama 2 x 24 jam ke depan
🔹 Perkembangan kondisi akan terus diinformasikan ke publik
Sorotan Warga: Kapan Infrastruktur Diperbarui?
Kejadian ini memicu pertanyaan dari masyarakat:
➡️ Mengapa instalasi vital dibiarkan berusia puluhan tahun tanpa peremajaan?
➡️ Apakah ini hanya masalah sementara, atau akan terulang lagi dalam waktu dekat?
➡️ Kapan ada perencanaan anggaran untuk penggantian peralatan yang sudah usang ini?
Warga berharap setelah perbaikan selesai, pemerintah daerah dan pengelola segera menyusun rencana jangka panjang agar krisis air bersih tidak menjadi langganan.
Sumber: Konfirmasi Perumdam TIRTA Merangin, 29 Juni 2026
Reporter : Rudi






