Hukum  

Kasus Pengeroyokan Geng Motor di Cirebon Belum Terungkap, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Kasus Pengeroyokan Geng Motor di Cirebon Belum Terungkap, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

KAB CIREBON – jejakkejahatan.web.id || Kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor dan merenggut nyawa seorang pelajar masih menyimpan teka-teki hingga kini. Peristiwa tragis itu terjadi pada 25 Desember 2024 silam, tepatnya di kawasan Toang, Desa Slendra, Blok Temu Kuning, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Korban adalah Nanda (16 tahun), siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Kaliwedi yang beralamat di Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi. Hingga saat ini, nyaris dua tahun lebih berlalu, kasus tersebut belum menemukan titik terang. Ketiga orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan dikabarkan masih bebas beraktivitas di tengah masyarakat.

Dari ketiga tersangka, dua di antaranya telah resmi ditetapkan statusnya oleh penyidik Polsek Gegesik jajaran Polresta Cirebon, yaitu Rendi warga Desa Slendra dan David warga Desa Sibubut, keduanya berdomisili di Kecamatan Gegesik. Namun, keduanya hingga kini belum juga ditangkap dan terlihat hidup bebas seolah tidak ada beban hukum.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan keluarga korban. Mereka menilai seolah-olah aparat penegak hukum menutup mata dan tidak menunjukkan keseriusan untuk mengusut tuntas kasus yang merenggut nyawa anak tersebut.

“Saya sebagai keluarga korban masih terus menunggu agar aparat segera menangkap dan menghukum ketiga tersangka sesuai dengan perbuatannya. Namun, sampai detik ini kami tidak pernah mendapatkan kabar atau kejelasan apapun dari pihak berwenang,” ungkap salah satu keluarga.

Keluarga pun menyampaikan keprihatinan mendalam dan mempertanyakan tegaknya hukum di wilayah tersebut. “Apakah perkara menghilangkan nyawa seseorang dianggap cukup sampai di sini saja di mata hukum? Atau kejadian ini hanya dijadikan cerita belaka dalam kehidupan sehari-hari tanpa ada keadilan yang nyata?” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus dan upaya penangkapan terhadap para tersangka. Keluarga dan masyarakat berharap proses hukum berjalan adil dan transparan agar keadilan bagi almarhum Nanda dapat segera terwujud.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini