jejakkejahatan.web.id
Meliau 16 April 2026,terdiam penuh bisu saksi sejarah makam keramat Raja Gusti Lekar dan ratu Utin periok, panglima kulub, panglima Aceh beserta para kerabatnya.
Makam tersebut terletak di desa Meliau hulu, Dusun sei.rambai Kuala Meliau kampung pancor kecamatan Meliau kabupaten Sanggau Kalbar.
Adanya keramat raja berdekatan dengan keramat benteng abu anggat beserta keramat Istambul.lokasinya tepatnya diseberang kota kecamatan.

Foto didokumentasikan RD.jemali sebagai keturunan raja dan pengurus makam tersebut. Masa pemerintahan raja Gusti Lekar berkisar tahun 1627 masehi pada masa zaman penjajahan Belanda. Raden Jemali sebagai narasumber berbicara titipan sejarah yang terlupakan, bagaimana kita sebagai rakyat yang menghargai kepahlawanan beliau berjuang dalam melawan penjajah Belanda,wajib kiranya kita sebagai rakyat sekaligus saya sebagai keturunan dan pengurus makam tersebut melestarikan dan memelihara makam tersebut sebagai tanda menghargai jasa -jasa beliau sebagai pejuang kemerdekaan.
Walaupun pemeliharaan dan perawatan tersebut berlangsung secara swadaya,baik dari anak keturunan raja maupun dari khalayak umum yang bernazar. Himbauan Raden Jemali sebagai keturunan raja dan pengurus makam tersebut mengajak ayo bersama – sama kita melestarikan dan memelihara nilai sejarah pejuang kemerdekaan, diharapkan dengan penuh harapan dan bahagia adanya pemeliharaan berkelanjutan.

Kesadaran dalam melestarikan dan memelihara makam keramat Raja Meliau raja Gusti Lekar. Dinantikan baik secara swadaya maupun kebersamaan, sentuhan bantuan bagi pihak terkait dengan pelestarian dan pemeliharaan sejarah budaya yang selama ini belum tersentuh hampir terlupakan titipan sejarah. Sebagaimana peribahasa sebuah bangsa yang baik adalah bangsa yang mengingat sejarah.

