Yayasan BPAM Meliau Lakukan Penyemprotan Rutin di Tengah Cuaca Panas Ekstrem,Jangkau Kawasan Padat Penduduk
Meliau,Sabtu 18 juli 2026_ jejakkejahatan.web.id- Yayasan Badan Pemadam Api Meliau (BPAM ) yang dipimpin langsung oleh Heddy Gunawan bersama seluruh jajaran timnya kembali melaksanakan penyemprotan air rutin dalam rangka mengantisipasi dampak cuaca ekstrem panas yang sedang melanda wilayah, sekaligus menekan potensi kebakaran dimusim kemarau yang semakin terik.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 juli 2026 ini berfokus pada kawasan strategis dan padat aktivitas disekitar pasar Kapuas Meliau, meliputi jalan Kapuas, jalan Gusti Lekar, hingga menuju persimpangan jalan tugu Pancasila. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingginya mobilitas warga, banyaknya bangunan semi permanen, serta minimnya curah hujan yang membuat kelembapan tanah dan udara turun drastis sehingga resiko kebakaran meningkat tajam.
Dalam keterangannya, Ketua yayasan BPAM Meliau, Heddy Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bentuk kepedulian nyata lembaganya terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat setempat ditengah cuaca yang tidak menentu.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar rutinitas, melainkan pencegahan dini. Saat ini suhu udara disiang hari bisa mencapai angka yang cukup tinggi, bahan-bahan mudah terbakar lebih cepat kering dan rawan menyala tanpa peringatan. Kawasan pasar adalah titik vital yang harus dijaga, karena disana banyak warga beraktivitas setiap harinya,” ujar Heddy usai memantau langsung pelaksanaan penyemprotan.
Selain menekan risiko kebakaran, penyemprotan air yang dilakukan secara merata juga bertujuan untuk merendam debu jalanan serta memberikan kesejukan bagi warga yang beraktivitas diluar ruangan. Tim BPAM bekerja secara teratur, memastikan setiap titik rawan mendapatkan perlakuan yang cukup tanpa menganggu kelancaran aktivitas perdagangan dan lalu lintas disekitar lokasi.
Warga sekitar yang ditemui di lokasi mengapresiasikan langkah yang diambil BPAM Meliau. Salah satu pedagang di pasar Kapuas mengaku sangat terbantu karena udara menjadi lebih sejuk dan rasa khawatir terhadap bahaya kebakaran berkurang.
“Kami sangat berterimakasih kepada pak Heddy dan seluruh tim BPAM. Cuaca memang sangat panas belakangan ini,kami pedagang kadang khawatir ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Tindakan mereka sangat membantu kami semua,” ungkapnya.
Heddy Gunawan menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala hingga masa musim kemarau berakhir. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut waspada, menjauhkan sumber api dari barang-barang yang mudah terbakar, serta segera menghubungi pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau hal yang mencurigakan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran bersama akan pentingnya kewaspadaan dimusim kemarau semakin meningkat, serta tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Meliau.
Jurnalis: SUPRIADI
Editor: Darmawan S













