Truk Angkut Bauksit Terciduk Mengisi BBM diSPBU 64.783.08 Sungai Ambawang

kuburaya,jejakejahatan.web.id – Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi: Truk Angkut Bauksit Terciduk Mengisi BBM di SPBU Sungai Ambawang

KUBU RAYA — Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat. Sebuah dump truck jenis Mitsubishi Fuso Fighter X terciduk mengisi solar subsidi di SPBU 64.783.08 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Temuan ini menjadi sorotan setelah sopir kendaraan tersebut mengakui bahwa muatan yang diangkut adalah tanah bauksit, material yang lazim berasal dari aktivitas pertambangan.

Pengakuan tersebut memunculkan indikasi kuat bahwa kendaraan beroperasi dalam sektor industri tambang—kategori yang tidak termasuk penerima BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berpotensi Melanggar Regulasi

Mengacu pada Perpres No. 191 Tahun 2014, distribusi solar subsidi diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti transportasi umum dan usaha kecil. Sementara itu, kegiatan pertambangan tergolong usaha besar yang wajib menggunakan BBM non-subsidi.

Jika benar kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut material tambang, maka penggunaan solar subsidi berpotensi masuk kategori penyalahgunaan.

Selain itu, praktik tersebut juga dapat dikaitkan dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diperbarui melalui Undang-Undang No. 6 Tahun 2023, yang mengatur larangan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi.

Peran Pengawasan Dipertanyakan

Kasus ini juga menyoroti peran pengawasan di tingkat SPBU. Sebagai penyalur resmi, SPBU memiliki tanggung jawab untuk memastikan BBM subsidi disalurkan kepada pihak yang berhak.

Belum diketahui apakah pengisian tersebut terjadi karena kelalaian atau lemahnya verifikasi di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU terkait kejadian tersebut.

Desakan Investigasi

Sejumlah pihak mendorong agar instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan regulator energi, segera melakukan penelusuran lebih lanjut. Pemeriksaan terhadap sopir, pemilik kendaraan, serta asal muatan bauksit dinilai penting untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

Transparansi dan penegakan hukum dianggap krusial guna mencegah kebocoran subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

editor : Ananda N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini