Sampaikan Aspirasi di Depan Lapas Kotabumi, DPC LSM TRINUSA Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran dan Perbaikan Tata

Sampaikan Aspirasi di Depan Lapas Kotabumi, DPC LSM TRINUSA Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran dan Perbaikan Tata

KelolaJejakkejahatan.web.id

Lampung Utara – Aksi berlangsung dalam suasana kondusif dengan pengamanan dari personel kepolisian bersama aparat lainnya. Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Puluhan anggota DPC Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) Lampung Utara menggelar aksi damai di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi.Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan instansi terkait berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan penanganan serius.

Selama kegiatan berlangsung, massa menyampaikan orasi secara bergantian, mengibarkan bendera organisasi, serta pernyataan sikap yang ditujukan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Pemasyarakatan Lampung.

“Imausyah,” Ketua DPC LSM TRINUSA Lampung Utara, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap penyelenggaraan sistem pemasyarakatan agar tetap berjalan sesuai fungsi dan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, lembaga pemasyarakatan memiliki peran penting sebagai tempat pembinaan dan rehabilitasi warga binaan sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik.”Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

Kami berharap seluruh informasi maupun dugaan yang berkembang dapat ditindaklanjuti melalui proses hukum yang profesional, objektif, dan transparan,” kata Imausyah saat menyampaikan orasi.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan peserta aksi, DPC LSM TRINUSA Lampung Utara mengemukakan sejumlah persoalan yang menurut mereka layak mendapat perhatian dari aparat penegak hukum maupun lembaga pengawas.Beberapa hal yang disampaikan antara lain dugaan adanya peredaran narkotika di lingkungan Lapas, dugaan tindak penipuan berbasis daring (online scam) yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas, dugaan pungutan liar terhadap warga binaan beserta keluarganya, hingga dugaan penyimpangan penggunaan anggaran selama tahun 2025–2026.

Atas berbagai dugaan tersebut, LSM TRINUSA meminta agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh melalui mekanisme yang independen, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain menyampaikan aspirasi, massa aksi juga mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan serta tata kelola Lapas Kelas IIA Kotabumi apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pelanggaran.

Mereka juga meminta aparat pengawas internal pemerintah, auditor negara, serta aparat penegak hukum melakukan audit terhadap penggunaan anggaran dengan mencocokkan dokumen administrasi dengan kondisi nyata di lapangan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

Imausyah menilai langkah tersebut penting sebagai bentuk penguatan akuntabilitas, transparansi, dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Imausyah berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang memiliki kewenangan.

“Kami berharap ada langkah konkret untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi, serta memastikan fungsi pemasyarakatan berjalan sebagaimana mestinya demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Imausyah.(Ashari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini