Ratusan Guru P3K Paruh Waktu Merangin Mogok Kerja, Tuntut Pencairan Gaji Triwulan 2026
Jejakkejahatan.web.id
MERANGIN – Suasana tegang namun tetap kondusif menyelimuti halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Selasa, 5 Mei 2026. Ratusan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu melakukan aksi mogok kerja sekaligus unjuk rasa sebagai bentuk protes keras atas tertundanya pencairan gaji triwulan tahun 2026 yang menjadi hak mereka.
Dalam orasi yang disampaikan, para pendemo menegaskan bahwa mereka telah menunggu waktu yang cukup lama untuk menerima hak tersebut. Mereka menuntut kepastian hukum dan kejelasan terkait anggaran, agar gaji yang sepatutnya mereka terima dapat segera masuk ke rekening masing-masing. Bagi para guru, pencairan gaji ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan menjamin kesejahteraan keluarga.
Merespons gelombang protes yang semakin meluas, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin segera mengambil langkah dengan menurunkan Dr. Misrinadi, S.Pd., M.M. untuk bertemu langsung dengan perwakilan para guru. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Misrinadi menerima daftar tuntutan serta aspirasi yang disampaikan oleh para pendemo dengan terbuka. Ia menyatakan akan segera menindaklanjuti setiap permintaan yang disampaikan dan berjanji akan berusaha sekuat tenaga agar proses pencairan gaji triwulan 2026 dapat direalisasikan secepat mungkin.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan keseriusan pihaknya dalam menyelesaikan permasalahan yang menyangkut nasib para pendidik di daerah tersebut.
Hingga berita ini disampaikan, suasana di lokasi aksi masih berjalan dengan aman dan tertib.
Dialog antara massa pendemo dan pihak Dinas Pendidikan pun terus berlangsung untuk mencari solusi terbaik yang dapat memuaskan kedua belah pihak. ( Rudy )












