Hati Teriris Melihat Nasib Kakak Beradik Lansia di Way Kanan: Tinggal di Rumah Rusak, Tak Ada Penyangga Hidup Kamis, 30 Juli 2026 WAY KANAN, Lampung – Di Kampung Sukarame, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, ada kisah yang membuat hati siapa pun yang melihatnya teriris pilu.
Dua kakak beradik lanjut usia, Asmiyati dan Tukiman, menghabiskan masa tuanya dalam kesusahan yang luar biasa. Bayangkan: rumah yang sudah rapuh, dinding retak, atap hampir bocor, dan halaman penuh semak belukar yang tak terjamah.
Kasur dan perabotan yang mereka pakai sudah tua, rusak, jauh dari kata layak untuk beristirahat. Tubuh mereka lemah, penampilan kurang terawat, tanpa ada keluarga terdekat yang bisa merawat setiap hari. Asmiyati punya anak jauh di Bengkulu namun tak mampu memberi banyak bantuan; Tukiman sama sekali tidak memiliki keturunan.
Sejak ditinggal pasangan hidup, hari-hari mereka makin berat, kesehatan merosot tajam, bahkan kini juga mengalami gangguan jiwa yang butuh perhatian khusus.
Selama ini mereka hanya bertahan dari BLT Dana Desa yang jumlahnya sangat terbatas dan kebaikan hati tetangga yang tak selamanya bisa membantu. Bantuan kecil dari rekan media hanya sebentar meringankan, tak sanggup memenuhi kebutuhan makan
obat-obatan, dan perbaikan rumah yang mendesak.
Kami semua berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Gunung Labuhan, Pemerintah Kampung Sukarame, dan DPRD Kabupaten Way Kanan: Suatu saat segera datang menengok, berikan perbaikan rumah layak huni, jaminan makan, pemeriksaan kesehatan rutin bulanan, pengobatan, serta pendampingan jiwa yang tulus. Biarkan masa tua mereka dihabiskan dengan aman, sehat, dan penuh kasih, bukan dalam kesepian dan penderitaan.
Semoga kisah ini menyentuh hati kita semua untuk peduli dan berdoa agar mereka segera mendapatkan pertolongan yang layak dan berkelanjutan. (Revorter: Basar rudin)












