Sampang, Sabtu 1 Agustus 2026 — Keluhan baru kembali datang dari warga Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Kali ini warga menyayangkan keras dugaan sikap arogan, angkuh, dan tidak peka yang ditunjukkan oleh Pejabat Sementara (PJ) Kepala Desa Majangan yang sedang menjabat saat ini.
Warga menuding PJ Desa Majangan berjalan sendiri dalam mengambil setiap keputusan dan merencanakan kegiatan desa, tanpa sama sekali melibatkan Musyawarah Dusun maupun Musyawarah Desa sebagaimana ketentuan pemerintahan desa yang berlaku. Akibatnya, banyak program yang berjalan tidak sesuai harapan warga setempat.
Tak hanya soal cara kerja, warga juga mengeluhkan sikap PJ yang sangat jarang hadir di wilayah Desa Majangan, apalagi turun langsung berkunjung ke rumah warga untuk mendengar aspirasi atau memberikan penjelasan.
“Kami ingin bertanya soal urusan desa, bantuan, atau kegiatan malah kontak kami diblokir. Tidak ada ruang bertanya, tidak ada jawaban. Sangat menyayangkan pemimpin yang tugasnya melayani malah menjauh dan menutup telinga dari rakyatnya,” tegas perwakilan warga Desa Majangan.
Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga secara resmi memohon kepada Bupati, Wakil Bupati Sampang, serta jajaran Pemerintah Kabupaten untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja PJ Desa Majangan.
Sebelum atau bersamaan dengan proses evaluasi, warga juga memohon keras kepada Inspektorat Kabupaten Sampang untuk segera turun melakukan audit menyeluruh atas administrasi, keuangan, dan kinerja pemerintahan Desa Majangan. Hal ini demi menjamin transparansi, keadilan, serta memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Sampai berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak PJ Desa Majangan maupun Pemerintah Kecamatan Jrengik.
(Mat)






