Sosok guru yang patut dicontoh dan diapresiasi: sederhana, ramah, serta sangat sabar dalam membimbing murid. Itulah gambaran yang melekat pada Zainul Ilyas, atau akrab disapa Pak Ilyas, guru kelas 5A di SDN Ujung IX, Jalan Sawah Pulo 2F, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya. Beliau menjadi salah satu pendidik yang sangat dibanggakan dan disayangi oleh para siswanya.
Apresiasi ini merupakan wujud kepercayaan dan rasa hormat murid kepada gurunya. Bagi siswa-siswinya, Pak Ilyas adalah sosok yang bijaksana, senantiasa memberikan motivasi agar mereka berprestasi, serta berusaha mencerdaskan anak didiknya dengan sepenuh hati.
Tugasnya tidak hanya sebatas menyampaikan pelajaran, tetapi juga membentuk kepribadian. Beliau membimbing moral, etika, dan karakter murid dengan penuh keikhlasan, mengabdi tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
Salah satu murid kelas 5A, Fatimahtuzzahroh, mengungkapkan bahwa Pak Ilyas adalah guru favorit teman-teman sekelasnya, berkat kesabaran dan ketekunannya mengajar.
Dengan nada haru, Fatimah menyampaikan rasa terima kasihnya: “Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan. Semoga Bapak tidak pernah lelah atau bosan mendidik dan membimbing saya, meskipun nanti saya sudah naik ke kelas 6. Kebaikan Bapak akan selalu saya ingat sepanjang masa.”
Pengabdian tulus seorang guru tercermin dalam kesediaannya membimbing dan mengarahkan, agar ilmu yang disampaikan dapat diterima dengan baik sekaligus membangkitkan semangat belajar siswa. Seperti yang dipegang teguhnya: “Guru tidak hanya melihat prestasi hari ini, tetapi melihat potensi luar biasa yang ada di dalam dirimu.
(muclis sby)








