Tasyakur Kelulusan MDTU Al Khoeriyyah Karangsembung: Cetak Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

Tasyakur Kelulusan MDTU Al Khoeriyyah Karangsembung: Cetak Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

KAB CIREBON – jejakkejahatan.web.id || Suasana penuh haru, kebahagiaan, dan rasa syukur menyelimuti pelaksanaan kegiatan Tasyakur Kelulusan dan Kenaikan Kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Al Khoeriyyah Karangsembung Tahun Ajaran 2025–2026. Acara berlangsung pada Minggu (14/6/2026) di lingkungan madrasah dan mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia”.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan diniyah maupun yang naik ke tingkat pembelajaran berikutnya. Acara dihadiri oleh kepala madrasah, dewan guru, wali santri, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, serta tamu undangan lainnya.

Berbagai rangkaian acara disajikan secara khidmat, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan kreatif santri, pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi, hingga prosesi kelulusan yang berlangsung penuh makna.

Kepala MDTU Al Khoeriyyah Karangsembung, Dede Santosa, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tasyakur bukan sekadar seremoni, melainkan wujud rasa syukur atas perjalanan ilmu yang telah ditempuh para santri.

“Alhamdulillah, tahun ajaran ini kami kembali meluluskan santri-santri terbaik yang telah belajar dengan tekun. Kami berharap ilmu agama yang diperoleh tidak hanya menjadi hafalan, tetapi benar-benar diamalkan dalam keseharian dan menjadi bekal masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, madrasah terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, baik dari segi materi pelajaran, pembentukan karakter, maupun pembinaan akhlak. “Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, pendidikan agama menjadi benteng utama. Kami ciptakan lingkungan belajar yang nyaman agar santri tumbuh mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan peduli sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Khoeriyyah, Dr. Sigit Nurhendi, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kemajuan lembaga tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mendidik generasi tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan membutuhkan sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

“Hari ini kita merayakan keberhasilan bersama. Anak-anak ini adalah aset berharga bangsa dan agama. Kami ingin MDTU Al Khoeriyyah melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, kuat secara spiritual, dan teguh dalam moral—terutama di era tantangan informasi seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Dr. Sigit juga berpesan agar para santri yang telah lulus terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak pernah berhenti menuntut ilmu agama sepanjang hayat.

Acara tasyakur berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan. Raut bahagia tampak jelas terlihat di wajah para santri dan orang tua yang hadir. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

MDTU Al Khoeriyyah Karangsembung berharap ke depannya dapat terus berkontribusi mencetak generasi Qur’ani yang mampu menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

(Turah/mangbetu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini