MENGGEGERKAN DUGAAN KELALAIAN PELAYANAN MEDIS DI PUSKESMAS TRAGA BANGKALAN – PASIEN KRITIS DITOLAK, WAJIB RUJUK DENGAN MOBIL PICK-UP!

Bangkalan, Kecamatan Tragah — Tragedi duel berdarah di Dusun Gundul Desa Soket Laok Kecamatan Tragah yang menewaskan korban kini semakin memanas dengan munculnya DUGAAN KELALAIAN PELAYANAN MEDIS DARURAT di Puskesmas Tragah. Forum Pemuda Bangkalan (FPB) MK mengecam keras dugaan penolakan penanganan pasien kritis oleh pihak fasilitas kesehatan tersebut!

PASIEN KRITIS DENGAN PENDARAHAN HEBAT DIDUGA DITOLAK PENANGANAN!
Berdasarkan informasi dari warga setempat, setelah insiden saling sabet senjata tajam terjadi, seorang korban dengan kondisi kritis dan pendarahan hebat segera dibawa ke Puskesmas Tragah untuk pertolongan pertama. Namun, alih-alih langsung ditangani, pihak puskesmas DIDUGA ENGgan memberikan tindakan medis darurat – petugas tidak melakukan stabilisasi padahal kondisi korban semakin memburuk, bahkan proses rujukan juga dinilai tidak kooperatif!

AMBULANS TERSEDIA TAPI TIDAK DIIZINKAN DIGUNAKAN – KORBAN TERPAKSA DIEVAKUASI DENGAN MOBIL PICK-UP!
Yang lebih memprihatinkan, fasilitas ambulans yang tersedia di Puskesmas disebut TIDAK DIIZINKAN digunakan untuk mengantar korban. Akibatnya, keluarga dan warga terpaksa mengevakuasi korban secara mandiri menggunakan mobil pick-up dengan bak terbuka menuju RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan. Kondisi perjalanan yang tidak mendukung dikhawatirkan memperburuk keadaan korban!

FORUM PEMUDA BANGKALAN MK: “MENGABAikan PASIEN KRITIS ADALAH PELANGGARAN ETIKA YANG TIDAK BISA DITOLERANSI!”
Perwakilan Forum Pemuda Bangkalan pada Sabtu (07/06/2026) menegaskan kejadian ini sebagai kelalaian serius yang berpotensi melanggar prinsip kemanusiaan dan standar pelayanan kesehatan darurat. “Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer seharusnya siap memberikan pertolongan pertama 24 jam, bukan justru mempersulit rujukan. Setiap fasilitas kesehatan memiliki kewajiban hukum dan moral untuk menangani pasien darurat tanpa pandang bulu sesuai peraturan menteri kesehatan dan SOP rujukan!”

AKAN LAPORKAN KE DINAS KESEHATAN – DESAK INVESTIGASI DAN SANSI TEGAS!
Sebagai langkah nyata, Forum Pemuda Bangkalan MK menyatakan akan segera melaporkan oknum petugas dan manajemen Puskesmas Tragah ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan. Mereka mendesak dilakukan investigasi mendalam, audit menyeluruh terhadap prosedur pelayanan darurat, serta evaluasi kinerja tenaga medis. “Kami tidak ingin kasus serupa terulang. Jika terbukti ada kelalaian, harus ada sanksi tegas sebagai efek jera!”

MASYARAKAT DEMANDING – PERBAIKI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI TINGKAT KECAMATAN!
Kejadian ini memicu perbincangan luas tentang kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan. Banyak warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki fasilitas, meningkatkan pelatihan petugas, serta memastikan ketersediaan ambulans dan peralatan darurat di setiap puskesmas. “Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, terutama dalam kondisi mengancam jiwa!”

HINGGA SAAT INI, PUSKESMAS TRAGA BELUM BERI KETERANGAN RESMI!
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Tragah belum memberikan keterangan resmi atas dugaan kelalaian tersebut. Klarifikasi.org akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan fakta-fakta terbaru secara transparan untuk kepentingan publik.

(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini