Dugaan Penertiban Sepihak Pedagang di Sagulung Jadi Sorotan Warga.

JEJAK KEJAHATAN | BATAM- Rencana penertiban terhadap seorang pedagang di kawasan Seroja Dapur 12, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, belakangan menjadi perhatian masyarakat dan memicu beragam tanggapan dari warga sekitar.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya agenda peninjauan sekaligus penertiban terhadap seorang pedagang bernama Duha yang menjalankan usaha penjualan daging B2 di pinggir jalan menuju area tempat ibadah

Dalam informasi tersebut, alasan penertiban dikaitkan dengan adanya keresahan sebagian warga terhadap aktivitas usaha yang dilakukan secara terbuka

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, warga menilai masih terdapat pedagang lain di lokasi yang sama dengan jenis usaha serupa dan metode penjualan yang tidak jauh berbeda

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai dasar dan mekanisme penertiban yang dilakukan

Sejumlah warga sekitar mengaku belum mengetahui adanya laporan resmi maupun keberatan yang disampaikan secara terbuka terkait aktivitas usaha tersebut.

Beberapa tokoh lingkungan juga menyebut situasi di kawasan itu selama ini masih berjalan kondusif.

Di sisi lain, pihak kelurahan sebelumnya disebut telah memberikan penjelasan bahwa tidak terdapat larangan khusus terhadap aktivitas penjualan daging B2 selama tetap menjaga ketertiban dan norma lingkungan sekitar.

Pedagang yang menjadi sasaran penertiban juga mengaku berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan mengedepankan komunikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.Selain itu, muncul perhatian publik terkait koordinasi antarinstansi dalam rencana penertiban tersebut.

Beberapa pihak berharap setiap langkah yang diambil dapat dilakukan secara terbuka dan melibatkan unsur terkait agar tidak memunculkan polemik baru.

Sementara itu, pihak kepolisian sektor setempat disebut masih melakukan penelusuran informasi terkait persoalan yang berkembang di masyarakat tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik sosial di lingkungan sekitar.

Catatan Redaksi:Media Jejak Kejahatan menjunjung prinsip keberimbangan dan profesionalitas jurnalistik. Pihak terkait yang ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab dipersilakan menghubungi redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini