Demo di Lubuklinggau Ricuh, Mahasiswa Tuntut Tinjau Kenaikan BBM Hingga Minta Wali Kota Tinjau Lampu Jalan, Penyelesaian Sampah dan Perda LGBT

Demo di Lubuklinggau Ricuh, Mahasiswa Tuntut Tinjau Kenaikan BBM Hingga Minta Wali Kota Tinjau Lampu Jalan, Penyelesaian Sampah dan Perda LGBT

LUBUKLINGGAU –Aksi demo mahasiswa didepan DPRD Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berlangsung ricuh, Senin (15/6/2026).

Demo yang dilakukan oleh berbagai organisasi Cipayung Plus ini menuntut pemerintah pusat meninjau kembali kenaikan harga BBM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan nilai tukar rupiah.

Tomi salah satu orator meminta agar DPRD Kota Lubuklinggau menyuarara dengan mengeluarkan surat rekomendasi resmi kelembagaan dalam waktu 3×24 jam kepada DPR RI dan pemerintah pusat guna mendesak hal tersebut.

“Kita meminta audit menyeluruh dan evaluasi total program MBG-KDKMP serta menuntut stabilitas nilai tukar rupiah,” ungkapnya pada wartawan.

Kemudian selain tiga isu nasional tersebut, mereka mendesak Pemerintah Kota Lubuklinggau wajib melakukan perbaikan kedaruratan terhadap titik jalan yang rusak.

“Kemudian menghidupkan kembali fasilitas lampu PJU yang mati dalam waktu maksimal 14 hari kerja,” ungkapnya.

Selanjutnya, meminta Pemerintah Kota Lubuklinggau wajib merestrukturisasi manajemen DLH dan membersihkan tumpukan sampah di area kota dalam waktu 3×24 jam.

Selanjutnya, DPRD Kota Lubuklinggau wajib memasukkan draf Raperda Larangan Perilaku Asusila dan LGBT ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) prioritas, serta mendesak Satpol PP menyegel THM ilegal dalam waktu 7×24 jam.
(Hamsana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini