Para Guru Ngaji Kecamatan Tanah Merah Kecewa, Insentif Tak Kunjung Cair & Ada Pengurangan Penerima
jejakejahatan.web.id
Bangkalan, 4 Mei 2026 – Ratusan guru ngaji yang bertugas di wilayah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pemerintah daerah. Hal ini disebabkan program insentif yang menjadi hak mereka sudah lama tidak dicairkan, bahkan muncul indikasi pengurangan jumlah penerima manfaat hingga lebih dari 1.000 orang di seluruh kabupaten.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, masalah ini memicu dampak beruntun. Sejumlah koordinator guru ngaji di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, dikabarkan telah mengajukan pengunduran diri. Mereka menyatakan tidak mampu lagi mengkoordinasikan rekan-rekannya karena janji yang diharapkan tidak kunjung terwujud.
“Kami sudah menunggu berbulan-bulan, insentif tak kunjung datang. Belum lagi kabar bahwa jumlah penerima dipangkas lebih dari seribu orang.
Ini membuat kami dan rekan-rekan semakin sulit bertahan mengajar di lembaga pendidikan agama,” ujar MH salah satu guru ngaji yang enggan disebutkan namanya saat diwawancara hari ini.
Kekecewaan semakin besar karena program ini merupakan salah satu janji kampanye dari Lukman Hakim, yang saat itu mencalonkan diri sebagai Bupati Bangkalan. Bahkan dalam masa kampanye, Lukman Hakim secara tegas menyatakan tidak hanya akan melanjutkan program tersebut, tetapi juga berjanji akan menambah nominal insentif bagi para guru ngaji jika nanti terpilih dan menjabat.
Namun hingga saat ini, janji-janji tersebut dinilai hanya sebagai bualan belaka.
Para guru ngaji menegaskan bahwa mereka mengabdi bukan semata-mata karena insentif, namun bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang keberlangsungan pengajaran dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta tim dari pemangku kebijakan terkait belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan ini.
Para guru ngaji dan koordinator yang masih bertugas berharap ada klarifikasi dan solusi nyata agar masalah ini segera diselesaikan.












