
Proyek Koperasi Merah Putih, Wartawan Media Online Dihujat di Media SosialAksi perundungan terhadap kerja-kerja jurnalistik kembali terjadi di jagat maya.
jejakejahatan.web.id
LAMPUNG
Kali ini, seorang wartawan dari media online Kabar Investigasi menjadi sasaran hujatan di platform Facebook usai mengunggah karya jurnalistik terkait dugaan pelanggaran pada proyek pembangunan di Kelurahan Blambangan Umpu.
Kejadian ini bermula saat wartawan tersebut memberitakan proyek pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. Dalam laporannya, ia menyoroti adanya dugaan pelanggaran transparansi karena pihak pelaksana tidak memasang papan informasi proyek di lokasi.
Selain itu, muncul dugaan kuat adanya praktik pencurian arus listrik yang dilakukan oleh oknum pelaksana pekerjaan tersebut.Bukannya mendapatkan klarifikasi resmi secara prosedural, unggahan berita tersebut di Facebook justru memicu reaksi negatif dari salah satu pengguna jalanan digital.
Sebuah akun atas nama Surya Jihad terpantau melontarkan komentar bernada penghinaan ke ranah kehidupan pribadi sang wartawan.”Tindakan ini sangat disayangkan.
Media menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai Undang-Undang Pers. Jika ada keberatan terhadap isi berita, seharusnya disampaikan melalui hak jawab atau jalur resmi, bukan dengan serangan personal di media sosial,” ujar salah satu rekan seprofesi korban yang memantau perkembangan kasus ini, Senin (13/4/2026).
Dugaan pelanggaran pada proyek Koperasi Merah Putih itu sendiri memang tengah menjadi sorotan warga setempat.Ketiadaan papan informasi proyek dinilai melanggar prinsip keterbukaan informasi publik, mengingat setiap pembangunan yang melibatkan fasilitas umum atau koperasi besar sewajarnya diketahui rinciannya oleh masyarakat.
Terkait dugaan pencurian listrik, warga berharap pihak berwenang, termasuk PLN dan instansi terkait, segera melakukan kroscek lapangan guna memastikan tidak ada kerugian negara maupun penyalahgunaan wewenang dalam proses pembangunan tersebut.Hingga berita ini diturunkan, hujatan yang dilayangkan akun Surya Jihad telah memicu perdebatan di kolom komentar.
Sang wartawan beserta redaksi media yang bersangkutan tengah mempertimbangkan langkah lebih lanjut terkait serangan personal ini, mengingat tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai upaya intimidasi terhadap kemerdekaan pers.(Red/tim)

