jejak kejahatan web.id

JAKARTA

Tanggal 17 Oktober menjadi hari yang memiliki makna penting bagi bangsa Indonesia.
Selain merupakan hari ulang tahun Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Kebudayaan Nasional.

Presiden Prabowo Subianto lahir pada 17 Oktober 1951 di Jakarta.
Putra dari Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar ini kini genap berusia 74 tahun.
Meski usianya tak lagi muda, Prabowo tetap aktif menjalankan tugas kenegaraan dan memimpin berbagai agenda penting di dalam maupun luar negeri.

Sebagai Presiden, Prabowo kini mengemban amanah besar untuk membawa Indonesia menghadapi dinamika sosial, politik, dan ekonomi global yang terus berubah.

Selain momen ulang tahun Prabowo, 17 Oktober juga kini diperingati sebagai Hari Kebudayaan Nasional.
Penetapan ini dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Juli 2025.

Hari Kebudayaan Nasional diperingati untuk memperkuat posisi budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mengubah cara pandang terhadap kebudayaan dari sekadar simbol menjadi instrumen penting pembangunan nasional.

Tanggal 17 Oktober dipilih karena memiliki nilai historis yang kuat.
Pada tanggal yang sama di tahun 1951, Presiden Soekarno menetapkan Lambang Negara Garuda Pancasila beserta semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” sebagai simbol resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Filosofi “berbeda-beda tetapi tetap satu” menjadi pengingat bahwa kebudayaan adalah perekat identitas bangsa dan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *